Hal yang Harus Dilakukan Junior Security Analyst di Minggu Pertama Kerja

Sebagai seorang junior security analyst yang baru bekerja, tentu Anda harus sudah sepenuhnya siap menghadapi minggu pertama di tempat kerja. Masa-masa awal bekerja mungkin tidak mudah, terlebih jika itu pengalaman kerja pertama Anda. Di bawah ini ada berbagai tips untuk menghadapi minggu pertama di posisi baru dengan percaya diri.

4 Hal penting yang harus dilakukan junior security analyst

Junior Security Analyst

Sumber Foto : computerscience.org

  • Mempelajari statistik perusahaan

Gambaran pekerjaan Anda di perusahaan, antara lain implementasi rencana remediasi, pengembangan, pengelolaan, dan pemantauan sistem keamanan, serta perlindungan data, sistem, dan jaringan organisasi.

Penting diingat bahwa peran Anda sangat penting untuk menjaga setiap perangkat keras, perangkat lunak, dan data aman dari potensi ancaman. Itulah mengapa tingkat kekosongan di posisi ini hampir nol. Menurut data dari The New York Times, akan ada hampir 3,5 juta posisi security analyst yang tidak terisi pada tahun 2021.

Sebelum analisis keamanan dapat dilakukan, luangkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sistem operasi dan aplikasi yang digunakan oleh tim Anda. Sebagai informasi, banyak perusahaan besar lebih menyukai fungsi keamanan yang ditawarkan oleh layanan berbayar tertutup, seperti Microsoft Teams.

Selanjutnya, Anda bisa menyiapkan diri untuk melakukan setting pada komputer, sistem operasi, dan SOP perusahaan. Hal itu akan sangat membantu untuk mengetahui gambaran lebih besar dari tugas Anda di perusahaan.

  • Menyiapkan berbagai hal penting 

Saat Anda bergabung dengan tim baru, Anda harus menyesuaikan diri dengan OS dan peralatan keamanan baru. Berikut cara melakukannya:

  • Pelajari sistem SIEM (security information and event compliance) terbaru.
  • Biasakan diri dengan sistem yang menjadi tanggung jawab Anda, dan jenis tugas harian apa yang akan Anda hadapi.
  • Mengetahui alat yang akan digunakan. Kit Firewall apa yang sudah digunakan tim? Bagaimana perlindungan IDS / IPS-nya?
  • Tetap up to date. Pada tahun 2018 rata-rata terdapat 80.000 serangan keamanan siber setiap hari, dan angka tersebut terus bertambah sampai saat ini.
  • Mengelola rapat dengan baik

Di awal minggu sebagai junior security analyst, Anda akan diperkenalkan dengan tim analisis risiko saat ini dan mendapatkan penyebab ancaman pelanggaran dan perubahan sistem dari beberapa waktu terakhir. Ketika rapat itu, Anda tentu harus membuat kesan yang baik. Dengarkan bagaimana budaya perusahaan terkait keamanan berbasis web, serap wawasan tentang infrastruktur perusahaan, dan jalin hubungan yang baik dengan rekan kerja.

Pelanggaran data keamanan sebenarnya tidak bisa dihindari di masa sekarang. Oleh karena itu, tidak ada yang namanya “sistem aman”, yang ada hanya sistem yang lebih aman. Anda harus berdiskusi dengan anggota tim tentang berbagai hal mengenai keamanan utama yang telah dikelola sebelumnya.

  • Mengajukan pertanyaan

Sebelum memulai pertemuan pendahuluan dengan rekan tim, dengan pertanyaan spesifik tentang operasi, pertahanan, dan ancaman sebelumnya. Contohnya adalah:

  • Bahasa pemrograman dan kerangka kerja apa yang digunakan oleh tim Risiko TI saat ini?
  • Program anti-malware, spyware, program counter-threat apa yang harus saya ketahui?
  • Kategori ancaman keamanan apa yang paling konsisten terhadap keamanan jaringan perusahaan, dan apa yang telah dilakukan untuk mengantisipasinya?
  • Kapan terakhir kali dilakukan Audit Keamanan di jaringan perusahaan?
  • Apakah audit itu menemukan titik lemah tertentu dalam strategi tim?
  • Apa protokol untuk rute tim saat ini?

Tips penting lain yang penting diterapkan sebagai junior security analyst adalah bersosialisasi dengan rekan kerja, menemukan seorang mentor, berpikir seperti orang jahat, dan tetap bersikap rendah hati.

Baca juga : Kisaran Gaji Data Analyst dari Entry Level sampai Senior

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat