Mau Jadi UX Designer yang Andal? Pelajari Prinsip Material Design Ini

Material design adalah bahasa desain yang dibuat oleh Google yang berorientasi pada sistem operasi Android. Material design muncul pada tahun 2014 lalu dan sampai saat ini material design masih populer di kalangan UX designer. Karena menggunakan Material design menampilkan menarik dan user friendly sehingga mendukung pengalaman pengguna menjadi lebih baik. Dalam material design ada beberapa prinsip penting yang harus Anda pahami apabila ingin menjadi UX designer yang anda, di antaranya adalah:

Prinsip Material Design

Prinsip Material Design

Sumber Foto : uxplanet.org

1. Buat desain yang responsif

Dengan membuat desain yang responsif, maka web ataupun aplikasi tersebut bisa diakses dan digunakan di segala perangkat dan ukuran layar apa pun. Tujuannya agar pengguna tidak bingung saat mereka beralih dari satu perangkat ke perangkat lain dan tetap mendapatkan interface yang baik.

2. Gunakan warna yang tajam

Material design merupakan jenis desain yang minimalis. Oleh karena itu, Anda harus pintar-pintar memilih warna yang dapat menciptakan fokus yang tepat. Contohnya adalah warna bold yang dapat terlihat lebih menarik dan membuat pengguna tertarik untuk berinteraksi.

3. Memanfaatkan shadow atau bayangan

Dalam prinsip material design, permukaan, bagian tepi, bayangan yang realistis, dan pencahayaan adalah faktor yang paling penting untuk diperhatikan. Memperhatikan faktor tersebut bisa membantu desainer untuk membuat hasil desain yang sesuai dengan objek dunia nyata.

4. Mempelajari sumber daya yang dirilis oleh Google

Google akan terus memperbarui dan menjelaskan detail penting tentang material design. Jadi, Anda bisa mempelajarinya untuk membangun user experience yang lebih baik. Sumber yang disediakan oleh Google tidak hanya mencakup aspek material design khusus Android. Namun juga membahas hal tersebut secara keseluruhan dalam kaitannya dengan desain aplikasi dan proyek desain web lainnya.

5. Menggunakan warna primer dan tambahan yang sesuai dengan brand

Saat membuat desain untuk produk sebaiknya Anda memilih tiga warna primer untuk palet warna utama dan satu warna tambahan untuk aksen. Warna utama ini juga bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti latar belakang, font, dan elemen kunci pada interface lainnya. Untuk warna aksen, Anda bisa menggunakannya sebagai warna tambahan yang bisa mendukung tampilan utama. Itulah mengapa warna aksen sebaiknya yang kontras dengan warna primer.

Baca juga : Bocoran Pertanyaan Interview UI/UX Designer yang Wajib Diketahui

Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat